(SATU)
Menjelang memasuki masa vassa
di masa penghujan dan melaksanakan hari Ashada
Di Yayasan vihara Mahasampatti
Cerita Riwayat hidup masa kecil
Puji syukur kita panjatkan pada Tuhan Yang Maha Esa dan Ti-Ratana bahwa kita diberi kesempatan untuk menggabdi,menyebaluaskan Ajaran sang Buddha melalui cerita Dhamma yang bermanfaat.Tekat yang pertama dimana saya berjanji kepada diri saya sendiri dan beraditana bahwa saya akan melanjutkan sekolah saya baik dimana saya berada baik sekolah formal atau sekolah nonformal baik di mana saya mengalami kesulitan saya selalu berusaha bangkit kembali dan tetap sekolah dan sekolah sampai hayat ku baik umur ku mengalami ketuan dan tetap sekolah dan belajar karena saya sudah berjanji kepada Tuhan Yang Maha Esa dan teman semasa saya kecil dari kawan Ninongnya dan pak Sawat (Ir.)Insinyur yang pakaian dari pakaian tentara jaman dahulu TRD dengan sebungkus rokok yang terbuat dari rumput lalang kuning yang diisi dengan gulungan tembakau ,semenjak waktu saya kecil saya sudah berjanji dan bertekat untuk sekolah yang tinggi dan sekolah baik kesulitan apa yang terjadi pada diriku saya harus tetap sekolah.baik kesulitan ekonomi, baik kesulitan orang yang membenci,baik kesulitan orang yang sirik/irihati membuat seolah-olah saya jadi sulit,baik dendam dari teman-teman saya semasa saya kecil saya tetap sekolah dan sekolah yang telah perna berjanji kepada teman-teman saya sejak kecil yang terutama pak sawat yang perna berpesan dan berbisik kepada saya sekolah yang tinggi-tinggi sampai jadi (dr.)dokter karena saya dulu Insinyur kata pak sawat, kemudian semasa saya kecil saya ditanyak oleh pak sawat kamu nanti kalau besar mau jadi apa saya bilang saya mau jadi (dr.)dokter dan (polisi) karena saya berteman dengan kucing-kucing yang diperihara oleh ibu Ninong sangat banyak kemudian kami makan bersama dengan ikan kering yang dicampur dengan nasi, kemudian kucing satu piring saya satu piring jadi saya sudah menjadi keluarga kucing kemudian pak sawat yang tidak perna ketawa terakhir saya bikin dibisa ketawa,kemudian pak sawat merokok satu batang rokok yang digulung dengan rumput lalang yang kuning, sehingga pak sawat berkata bagus anak pintar berjanjilah dan tekun belajar selagi saya hidup, kemudian pak sawat pergi dan bawak karung yang diisi dengan berbagai baju tentaranya yang karungnya dari goni beras kearah sungai, kemudian sampai sekarang saya selalu teringat dikalah saya dalam kesulitan dan baik saya akan melanjutkan sekolah saya yang mungkin dikendalah dana dan kesulitan keadaan saya oleh orang yang membenci saya baik orang yang tidak suka dengan saya tapi saya tetap berjuang sampai apa yang terjadi tetap sekolah baik didalan negeri baik diluar negeri dan sampai saya bertekat dan berjanji kalau saya dihalangi sekolah di dalam negeri saya akan bertekat sekolah diluar negeri baik dengan berbagai cara pokonya tetap sekolah dan dapat gelar baik korban apa yang ku korbankan baik kehidupanku sampai mati aku tetap sekolah dan sekolah begitulah saya berjanji kepada diri ku ini. Jadi beginilah sekilas kehidupan saya semasa kecil yang saya ceritakan dan saya tulis.
Nah…………….? Kembali didalam kehidupan didalam Sprituality saya sebagai seorang bhikkhu yang diajarkan oleh sang Buddha untuk berusaha bangkit dan berjuanglah mencapai kesempurnaan dari ilmu pengetahuan Dasar dari semua ilmu pengetahuaan Dhmma itu, Sehingga sampai saya kenegara Thailand dan sekolah formal dan nonformal di hutan dari Agama Buddha sehingga dan ditakbis jadi seorang bhikkhu yang sah disamping itu saya bertekat kalau saya punya parami saya bisa sampai ke Negara Asia, Eropa tentunya mungkin Amerika atau
Jerman atau Negara cina saya berjanji akan sekolah lagi dan beraditana sekolah ilmu pengetahuan technology barat dan dapat gelar(Doctor).lagi dan melajutkan sekolah aliran yang saya cita-citakan semenjak saya kecil dan amanat yang saya pegang dan benjanji dari teman saya kecil yaitu pak sawat (Ir.)Insinyur, karena kalau janji kata orang tua itu adalah hutang apalagi pak sawat dulu semenjak saya kecil suka mengatakan sesuatu selalu dengan perkataan keramat……..?dan saya ucapkan ……….Keramat………?ayoh……….nak………keramat……….?yang saya tidak mengerti pada waktu itu kalau pak sawat lagi marah…………..!hal sesuatu selalu diawali dengan kata keramat……….?kaget sedikit …….?piring makan saya yang terbuat dari kaleng pada waktu itu bersama nasi dan ikan yang dikopek halus-halus itu tercecer sedikit dan kucing yang ada pada waktu itu bermain kian kemari memang pada waktu itu kami keadaan yang sangat sulit sekali yahhh………..dikatakan…………..miskin……….rumah terbuat dari bambo dan tepas, ijuk sebagai alas gentengnya, kemudian saya ingat sampai sekarang yang tak perna saya lupakan,sehingga sampai saya melanjutkan kehidupan Sprituality saya yang kujalankan sampai sekarang untuk kehidupan manusia dan akhirat saya sebagai Bhikkhu yang seperti sang Buddha meninggalkan Mahkotanya sebagai seorang pangeran dari raja sakya dari keluarga Gotama yang memiliki segalahnya dari kehidupan yang mewah untuk melati diri dan akhirnya mencapai penerangan sempurna Samasambhodi jadi Buddha, namun saya belajar yang kumiliki sebagai Bhodisatvaya yang setiap manusia mempunyai bhodicitta Satvaya itu. Nah sekarang sudah jadi Polisi Bhodisatvaya…!
Sekian beragam pelatihan dan latihan seorang ke bhikkhuan yang saya tekuni dari mulai perjalanan saya dari awal menjadi seorang samanera sampai saya ditakbiskan seorang Bhikkhu yang sah di Negara Thailand yang guru pertama saya Bhante Yang Mulia JinnaDhammo Maha Thera yang sekolah Alam dan perna jadi Dosen Institut ilmu Agama Buddha (SMARATUNGGA) Program S.1 , jawa Tengah Fak.DHAMMA ACARIYA CABANG-MEDAN dan latihan samanera di kassapa selama satu tahun dan kemudian siap untuk berangkat kenegara Thailand untuk melanjutkan study saya sebagai bhikkhu,Awalnya kami berangkat dengan pesawat Air_Asia yang sampai kenegara Malaysia dan transit kepesawat kedua dengan pesawat yang berbeda dan melanjutkan penerbangan kenegara Thailand, sehingga sampai ke Bangkok dan kami ginap di Wat Bho Wen cuman bisa tinggal (3) tiga hari atau seminggu untuk pendatang terutama dari orang Indonesia jadi kami menginap di kuti bhante Won,setelah itu kami melanjutkan perjalan ke Adhuttaya wang noi di Universitas Maha mangkut dan tinggal disana selama satu 1 minggu lalu melanjutkan perjalan ke Buri ram propinsi (wat thum po) Tample dan kami tinggal disana dan ditakbiskan menjadi Bhikkhu dan memasuki masa vassa selama dua tahun disana sampai saya kembali lagi ke Negara saya Indonesia dan melanjutkan Sprituality dari agama Buddha yang saya tekuni dan memasuki masa vassa saya berikutnya yang berada di Medan Vassa ke tiga tentunya di Cetiya Mahasampatti.
Berhubungan dengan pekembangan kehidupan sering menjumpai masalah yang dari satu masalah kemasalah yang satu sehingga menjalankan kehidupan sprituality dari Buddha selalu mengikuti tradisi dari vinaya tersebut yang menjalankan dengan pelaturan-pelaturan dari vinaya tersebut,tentunya terutama dari pelaturan yang mengikuti vinaya peraturan dari vassa yang dimana para bhikkhu yang melaksanakan masa vassa mengikuti peraturan dari vinaya,Vassa yang lebih tinggi dan baik lebih tinggi masa vassanya 3 tiga dari senior yang vassanya lebih tinggi dan kemudian ditunjuk sebagai pembimbing/memimpin semua acara tradisional semua pelaturan untuk melatih diri dari latihan ke bhikkhuanya dimasa vassa tentunya terutama cheng thing dan Meditasi sampai sehingga memberi dhamma desanang
atau kotbha dhamma.setelah itu sampai selama tiga bulan, yang senior membimbing yang junior.
Hubungan sprituality dengan Meditasi dan science ilmu pengetahuan Phisikology tentang perubahan pikiran-pikiran yang sering terjadi dimana setiap pikiran yang muncul baik satu negative dan satu positive dapat mempengarui oleh mental dan emosional dan jiwa, Sehingga dapat dilihat dari semua permasalahan yang timbul dimana lingkungan dimana hidup itu tentunya berbeda dari peradapan seseorang atau makhluk hidup dimana dia berada dengan satu putaran pikiran dalam hitungan detik antara satu negative dan satu positive dari akan berubah terus menerus sampai muncul pikiran baru yang berubah-ubah terus dan menerus tentunya keseimbangan hal yang lebih penting, itulah yang disebut dengan phisicology religion of source dengan digabung dengan rangkaian sprituality yang tentunya yang positive berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, sedangkan yang negative berhubungan dengan alam bertua dan kepercayaan tentang alam renda dan Aninisme yang salah satunya dengan kepercayan tentang adanya hubungan dengan fonomena dengan alam gaib dan alam metafisika yang semua energy dapat berhubungan dengan adanya satu gerakan kehidupan setelah kehidupan manusia berbentuk ini.
Berawal dari kita sendiri yang mengatur hidup kita kearah mana tujuan yang kita inginkan dari semua permasalahan yang kita inginkan baik atau buruk sampai dengan menciptakan permasalahan yang muncul dari diri kita sendiri atau dari diluar diri kita sendiri itu sering terjadi disetiap kehidupan manusia, yang hidup berdampingan dengan sesama manusia lainnya yang saling mempertahankan kehidupan demi kehidupan, seperti kehidupan yang di Indonesia karena saya orang Indonesia jadi masalah yang diceritakan tentang kehidupan yang tentunya berada di Negara saya sendiri yang begitu banyak kehidupan dari kehidupan manusia yang saling berhubungan dan beradaptasi ,Apalagi kepercayan Negara Indonesia ada lima (5)yang dianut oleh rakyat Republik Indonesia, yaitu agama Islam,agamaKristen katolik,agama Kristen protestan,agama Buddha,dan Hindu berserta dengan kepercayaan lainya yang ada di Indonesia ini,sehingga sampai dengan hubungan interaksi secara menual dan outometic hidup berdampingan sesamanya di dalam kehidupan kita sehari-hari yang tentunya diatur oleh kepermeritahan oleh seorang mentri agama dan rangkaiannya sampai kepelosok tanah air.
Phisikology yang timbul dari kehidupan manusia setiap hari baik dari masyarakat perorangan , masyarakat berkeluarga,masyarakat suku dan bangsa,masyarakat kelompok,masyarakat organisasi,masyarakat sampai kepermeritahan. Phisikology yang berawal dari perorangan itu tak terhitung banyaknya setiap perorangan hidup didunia ini dengan beragam permasalah yang timbul setiap hari,Di sini saya menceritakan tentang phisikology kehidupan menjalankan kehidupan Sprituality itu dulu, karena manusia hidup tidak sendiri dan mendapatkan informasi dari semua masalah yang tentunya dibantu oleh istansi-istansi- tertentu dari informasi tersebut salah satunya informasi dari media cetak dan media elektronik kalau lebih baik lagi ke instansi kepemeritahan kepolisian ,rumah sakit,sampai ke kekepalah desa ,itu lebih komplit untuk mendapatkan bahan masalah phisikology kalau mau data-data kehidupan manusia di dalam kehidupan phisikology dapat dibaca dan dipelajari gejolak kehidupan manusia di sekitarnya, tentunya saya kutip sebagian kehidupan berasal dari kehidupan sehari-hari setiap manusia berbeda-beda dan tidak sama karena lingkungan manusia hidup tidak sama dan cerita phisikology setiap manusia pasti sudah berbedah-bedah.kalau saya mau ambil semua cerita phisikology semua istansi saya dapat buku setiap hari itu sudah pasti ada. Kemudian dari semua sisi kehidupan manusia ada yang pelaksanaannya berawal dari kehidupannya pribadi yang kemudian timbul phisikology kehidupannya sehari-hari yang tercatat sebagai awal dari ilmu phisikoloy yang ada di dunia phisikology of human ini.
Kembali dari ke Sprituality dari Buddha yang di jalankan dari setiap perjalanan sprituality maka kebahagian dari ilmu phisikology dapat dijumpai dari kehidupan sehari-hari dimana kehidupan lingkungan phisikology setiap manusia dapat kita catat simpan jadi bahan cerita dan jadi buku, ini tentunyan tidak luput dari dukungan lingkungan yang dihadapi setiap hari dimana berada,ada satu hal yang perlu dilihat dari dalam dan keluar itu adalah suatu ilmu pengetahuan yang di peroleh dan dicatat dikehidupan sekarang sampai kehidupan berikunya ,itu tidak luput dari tanggu jawab kita niat berbuat baik .
Seperti menjalankan suatu sprituality dari Buddha adalah perjalanan kita berawal dari memberi kesempatan untuk kita untuk melatih diri dari yang kita pelajari setiap hari, yang tentunya beawal dari diri kita sendiri sehingga dapat mempelajarinya dengan muda disamping itu menambah ilmu pengetahuan yang ada sampai terciptanya suatu ilmu pengetahuan yang baru, seperti pelaksanaan Meditasi yang intruksikan cara baik untuk melaksanakan Meditasi dari dasar ilmu pengetahuan tentang Meditasi yang akhirnya dapat dipraktekan dalam kehidupan kita sehari-hari ini sangat berguna untuk kehidupan kita di mana kita berada untuk melatihnya setiap hari.
0 komentar:
Poskan Komentar